KEUTAMAAN MALAM LAILATUL QODAR

Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Cukuplah untuk mengetahui tingginya kedudukan Lailatul Qadar dengan mengetahui bahwasanya malam itu lebih baik dari seribu bulan, Allah berfirman :
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ﴿١﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ﴿٢﴾ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ ﴿۳﴾ تَنَزَّلُ الْمَلاَئِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ ﴿٤﴾ سَلاَمٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ﴿٥﴾ [القدر: ١ – ٥]
(yang artinya) [1] Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. [2] Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? [3] Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. [4] Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. [5] Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. [QS Al Qadar: 1 – 5]

Ketahuilah saudaraku… Lailatul Qodar tidak mungkin di dapatkan dengan online di facebook,,tidak mungkin kita dapatkan dengan nongkrong di depan LapTop…marilah saudaraku kita bersungguh sunguh untuk mendapatkan rahmat Allah…tinggalkanlah sejenak perkara perkara yang kurang utama untuk menuju perkara yang lebih utama yang telah di terangkan oleh Rosululloh shallallahu’alai wasallam..

Dari Aisyah Radiyallahu ‘anha, “Adalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam apabila masuk pada sepuluh hari (terakhir bulan Ramadhan), beliau mengencangkan kainnya (menjauhi wanita yaitu istri-istrinya karena ibadah, menyingsingkan badan untuk mencari Lailatul Qadar), menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.” (HR Bukhari 4/233 dan Muslim 1174).

Juga dari ‘Aisyah Radiyallahu ‘anha, (dia berkata) : “Adalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersungguh-sungguh (beribadah apabila telah masuk) malam kesepuluh (terakhir), yang tidak pernah beliau lakukan pada malam-malam lainnya.” (HR Muslim 1174).

‘Aisyah Radiyallahu ‘anha, dia berkata : Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan beliau bersabda : (yang artinya) “Carilah malam Lailatur Qadar di (malam ganjil) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.”. (HR Bukhari 4/255 dan Muslim 1169)

Jika seseorang merasa lemah atau tidak mampu, janganlah sampai terluput dari tujuh hari terakhir, karena riwayat Ibnu Umar (dia berkata) Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya) : “Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya.” (HR Bukari 4/221 dan Muslim 1165).

Sesungguhnya malam yang diberkahi ini, barangsiapa yang diharamkan untuk mendapatkannya, maka sungguh telah diharamkan seluruh kebaikan (baginya). Dan tidaklah diharamkan kebaikan itu, melainkan (bagi) orang yang diharamkan (untuk mendapatkannya). Oleh karena itu, dianjurkan bagi muslimin (agar) bersemangat dalam berbuat ketaatan kepada Allah untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahalaNya yang besar, jika (telah) berbuat demikian (maka) akan diampuni Allah dosa-dosanya yang telah lalu. (HR Bukhari 4/217 dan Muslim 759).

Disunnahkan untuk memperbanyak do’a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah ‘Aisyah Radiyallahu ‘anha, (dia) berkata : “Aku bertanya, Ya Rasulullah (Shalallahu ‘alaihi wassalam), Apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku ucapkan ?”. Beliau menjawab, “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii. Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku.”. (HR Tirmidzi (3760), Ibnu Majah (3850), dari Aisyah, sanadnya shahih. Lihat syarahnya Bughyatul Insan fi Wadhaifi Ramadhan, halaman 55-57, karya ibnu Rajab al Hanbali.).

Saudara saudaraku sekalian, pada malam lailatul Qadr, pintu akan di buka, orang orang yang mencarinya akan di dekatkan, al qur’an akan di perdengarkan, dan permintaan akan di kabulkan. Orang orang yang beramal di dalamnya akan di catat dan memperoleh pahala yang besar. Malam lailatul qodar itu lebih baik dari seribu bulan, maka bersungguh sungguhlah kalian dalam mencarinya, semoga Allah merahmati kalian. Sekarang adalah waktu untuk mencarinya. Berhati hatilah dari kelalaian, karena dalam kelalaian terkandung kebinasaan.

Ya Allah jadikanlah kami termasuk orang orang yang berpuasa dalam bulan ini, menjumpai Lailatul Qodar, dan memperoleh keberuntungan dengan pahala yang besar,. Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang orang yang terdepan dalam kepajikan, lari dari kemungkaran, serta merasakan keamanan Surga bersama orang orang yang telah Engkau beri nikmat dan Engkau jaga dari kejelekan. Ya Allah jagalah kami dari fitnah fitnah yang menyesatkan, serta jauhkanlah kami dari segala kekejian, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Ya Allah berilah kami rizki untuk dapat mensyukuri nikmat-Mu dan beribadah dengan baik kepada-Mu. Jadikanlah kami termasuk dari orang orang yang di jaga oleh-Mu dan orang orang yang taat kepada-Mu. Berikanlah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka. Ampunilah kami, kedua orang tua kami, dan seluruh kaum muslimin, dengan rahmat-Mu, Wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara yang penyayang. Shalawat dan salam semoga tercurah senantiasa kepada Nabi kita, Muhammad shallallahu’alaihi wasallam, beserta seluruh keluarga dan sahabat-nya. Amiin.

Setelah ini akan ana kirim tentang tuntunan untuk menyambut malam Lailatul Qodar insyAllah..

created by:didi kurniawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: