KEKUATAN MILITER INDONESIA

AL : 13 Frigat, 16 Korvet kelas parchim bekas dari Jerman, 2 Kapal selam tipe 209 Jerman Barat, 12 Kapal patroli penyerang Mandau, 4 misil Exocet, 4 Lurssen bekas Jerman Timur, 13 Kapal penyapu ranjau, 14 Ampibi Landing Ship Tank (LST)Frosch eks Jerman Timur, 6 Kapal modern buatan Korea Selatan, 8 Kapal bekas buatan Amerika Serikat.
Marinir : 90 Tank ringan, 20 BDRM Lapis baja pengintai Rusia, 100 Lapis baja pengangkut personel, 18 Howitzers.
AU : 23 Pesawat pencegat (11 F 16 fighting falcon dan 12 F 5), 36 Pesawat multi peran (24 hawk 100/200 dan 12 A-4), 10 Pesawat anti serangan darat (OV-10), 3 Pesawat pengintai laut (Boeing 737-200), 50 Pesawat pengangkut (29 taktis, 21 strategis), 36 Helikopter.
AD : 355 Tank ringan (275 AMX-13, 30 PT-76, 50 Scorpion), 124 Kendaraan pengintai (69 Saladin, 55 Ferret), 579 Lapis baja pengangkut pasukan (200 MX-VCI, 55 Saracen, 200 V-150 Commando, 22 Commando Ranger, 80 BTR-40, 14 BTR-50, 8 stromer), 180 Howitzers, 415 Senjata pertahanan udara, 93 Misil darat ke udara, 875 Mortir, 135 Senjata anti lapis baja, 700 Roket anti lapis baja, 25 Helikopter.

 Program USD 150 Milliar (Rp. 1350 Trilliun) reformasi TNI-POLRI membuat militer Indonesia terkuat no 3 dunia setelah AS dan Russia.
 USD 50 Milliar (Rp. 450 Trilliun) untuk ditabung dengan bunga Rp. 90 Trilliun untuk menggaji 1,5 Juta personel TNI dan 500 Ribu personel POLRI dengan Rp. 2,5 Juta-5 Juta perbulan tiap prajurit dan Rp. 5 Juta-50 Juta perbulan tiap perwira. Sisanya untuk perawatan rutin peralatan, suku cadang, bahan bakar, listrik, air, perawatan barak, rumah prajurit, biaya latihan, konsumsi dan operasional lain.
 USD 100 Milliar (Rp. 900 Trilliun) untuk membeli peralatan : Angkatan Darat Rp. 300 Trilliun :
 50 Rudal jelajah 10.000 Km (Rp. 100 Milliar per unit), 500 Rudal jelajah 1000 Km (Rp. 10 Milliar per unit), 5000 Rudal jelajah 100 Km (Rp. 1 Milliar per unit), 50.000 Roket jelajah 10 Km (Rp. 100 Juta per unit), 100 Bom Nuklir (Rp. 200 Milliar per unit) = Rp. 40 Trilliun.
 40.000 Jeep (Rp. 250 Juta per unit), 20.000 Truk (Rp. 500 Juta per unit), 200.000 Sepeda Motor (Rp. 20 Juta per unit), 4000 Sedan penumpang (Rp. 500 Juta per unit), 10.000 Kendaraan penumpang non sedan (Rp. 200 Juta per unit), 2000 Radar (Rp. 6 Milliar per unit), 2 Juta Perlengkapan Prajurit (Rp. 10 Juta per unit) = Rp. 60 Trilliun.
 10.000 Artileri Meriam Darat-Anti Pesawat (Rp. 2,5 Milliar per unit). 1000 Tank berat-anti pesawat, (Rp.30 Milliar per unit). 2000 Tank Medium (Rp. 15 Milliar per unit), 7000 Tank Ringan (Rp. 5 Milliar per unit), 6000 Lapis Baja (Rp. 4,5 Milliar per unit), 30.000 Motor tempur, (Rp. 100 Juta per unit), 20.000 Peluncur Roket Anti Pesawat,-Tank (Rp. 600 Juta per unit), 10.000 Mortir (Rp. 600 Juta per unit),
 100.000 Senapan Mesin (Rp. 70 Juta per unit), Pertahanan Darat, Amunisi, Bom = Rp. 200 Trilliun.
 Angkatan Udara Rp. 300 Trilliun :
 400 Fighter Berat/Baru (25 Sukhoi 30, 25 F-18 Hornet, 150 Mig 29, 100 F-16, 100 Dassault Mirage) = Rp. 110 Trilliun.
 600 Fighter Ringan/Bekas (300 F-5, 300 Mig 23) = Rp. 25 Trilliun.
 300 Ground Attack Berat/Bekas (200 Sukhoi 25, 100 A-10 Thunderbolt II) = Rp. 40 Trilliun.
 1000 Ground Attack Ringan/Latih/Patroli (500 Aero L-39 Albatros, 500 Viperjet MKIII) = Rp. 10 Trilliun.
 400 Pesawat Pengangkut (IPTN). = Rp. 40 Trilliun, 400 Pesawat tanpa Awak IPTN dan 50 Pesawat Tanker IPTN = Rp.15 Trilliun.
 400 Heli Tempur (100 AH-1 Super Cobra, 300 Mi Mil 24) = Rp. 30 Trilliun, 1000 Helikopter Pengangkut (IPTN) = Rp. 10 Trilliun.
 Suku Cadang, Perlengkapan Lain,Markas AU = Rp. 20 Trilliun.
 10.000 AIM-9 Sidewinder, 1000 FIM 92 Stinger, 1000 Rudal AGM-65 Maverick, 1000 AMRAAM, 1000 Sparrow.
 Angkatan Laut Rp. 300 Trilliun :
 50 Kapal Frigat, 50 Kapal Selam = Rp. 80 Trilliun. (20 Kapal baru Rp. 2,5 Trillliun per unit, 80 Kapal Rp. 400 Milliar per unit bekas 1980).
 2 Kapal Induk = Rp. 12 Trilliun. (Kapal Induk Rp. 6 Trilliun per unit bekas tahun 80-90an).
 5 Kapal Medis = Rp. 2 Trilliun. (Kapal Medis per unit Rp. 400 Milliar buatan PT. PAL).
 7 Kapal Selam Nuklir. = Rp. 21 Trilliun. (Kapal Selam Nuklir Rp. 3 Trilliun per unit bekas tahun 80-90an).
 25 Kapal Destroyer = Rp. 25 Trilliun ( 5 Destroyer baru Rp. 3 Trilliun per unit, 20 Destroyer Rp. 500 Milliar per unit bekas tahun 80-90an).
 75 Kapal Korvet = Rp. 40 Trilliun (20 Korvet baru per unit Rp. 1,2 Trilliun, 55 Korvet Rp. 300 Milliar per unit bekas tahun 90 an).
 100 Kapal Torpedo, 100 Kapal Selam Kecil : Rp. 20 Trilliun (Rp. 100 Milliar per unit buatan PT. PAL).
 1200 Kapal Pengangkut = Rp. 26 Triliiun (200 Kapal Angkut berat Rp. 120 Milliar per unit, 1000 Angkut Ringan Rp. 2 Milliar per unit).
 200 Kapal Pendarat Tank = Rp. 24 Trilliun ( Rp. 120 Milliar per unit buatan PT. PAL).
 30 Kapal Medis, 30 Kapal Ranjau, 30 Kapal Tanker = Rp. 10 Trilliun (Rp. 110 Milliar per unit buatan PT. PAL).
 1000 Kapal Hovercraft, 1000 Kapal Patroli kecil. = Rp. 10 Trilliun (Hovercraft Rp. 8 Milliar per unit, Kapal Patroli Rp. 2 Milliar per unit).
 2200 Tank Amfibi = Rp. 10 Trilliun. (2000 Tank Amfibi ringan Rp. 3 Milliar per unit, 200 Tank Amfibi berat Rp. 20 Milliar per unit).
 Suku Cadang, Amunisi, Pangkalan Laut Rp. 20 Trilliun.
 Membangun 10.000 Bunker untuk Rakyat, 1000 Bunker VIP, Biaya Polisi (Renovasi Kantor dan pos polisi, pengadaan Mobil patroli, Truk, Lapis Baja, Water canon, Sepeda Motor, Seragam dan persenjataan) Rp. 30 Trilliun. Asuransi TNI-POLRI Rp. 70 Trilliun.
 Harga termasuk system persenjataan, pajak, biaya pengiriman, biaya perbaikan dan sedikit suku cadang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: